JellyPages.com

Jumat, 01 Agustus 2014

Rekam Waktu Indahmu Hari Ini, Manis!



2 Agustus 2014
Dear Bestiest....

Bi … Masih ingatkah?
Dulu saat Allah menciptakanmu dari segumpal darah
Kemudian Allah memberimu nyawa
Dan Allah titipkan kamu dalam rahim seorang wanita yang Ia percaya bisa menjagamu hingga terlahir sempurna
Dan ingatkah kamu saat kamu bisa melihat dunia-Nya, Ada sosok laki laki tegar yang senantiasa menunggu kedatanganmu dan menyambut kebahagiaan hingga lantunan suara adzan yang merdu terdengar di telinga kanan dan kirimu saat itu.

Bity ingat itu ?
Yaa… itu 21 tahun yang lalu.

21 tahun ini …

Allah masih memberikanmu nikmat nafas yang bisa kamu hirup dengan gratis

Nikmat kebahagiaan yang bisa kamu peroleh dari kedua Ayah dan Ibumu

Nikmat indahnya kebersamaan bersama adik adik dan para sahabatmu

Nikmat iman dan islam untuk agamamu

Nikmat akal yang masih bisa kamu gunakan untuk berfikir

Serta hati dan perasaan yang Allah berikan untuk berbagi Cinta…

Selamat ulang tahun, Sayang…
Tuhan…
Hari ini begitu indah
Tepat 21 tahun usianya
Di sabtu yang ceria
Penuh cerita indah dalam hidupnya…

Selamat ulang tahun, Sayang…
Aku harap kau rekam ini
Menjadi rindu yang tak pernah hilang
Membentuk cinta yang abadi
Selamanya…

Selamat ulang Tahun,Sayang...
Bertambah lagi usiamu
Bertambah pula kedewasaanmu
Bertambah pula waktumu untuk mewujudkan semua impianmu
I HOPE YOU WILL DEAR
Semangat Calon Dokter
Selalu sehat

And Wishing you a Day as special as you are...

Minggu, 02 Maret 2014

Salam Manis Untukmu Malam Ini, Bi :)

Semuanya tentang cita-cita. Apa yang aku cita-citakan, apa yang kamu cita-citakan, dan apa yang mereka cita-citakan. Untukmu, untukku dan untuk mereka. Semuanya harus kita pikirkan. Dengan apa kita menggapainya? Dengan bermalas malasan? Dengan tertawa? Atau hanya dengan tiduran saja? Pastinya itu akan menghasilkan suatu kegelapan. Hancur, dan memusnahkan apa yang kita cita citakan. Berusaha untuk yang terbaik. Dan selebihnya, berdoalah, dengan itu Allah juga senang mengijabah setiap mimpi yang kita inginkan.

Apa yang kamu lakukan hari ini Bi? Apa yang sudah Bity pelajari? Usaha kan ? Belajarlah. Dengan belajar kamu bias mengubah duniamu sendiri. Mengubah semua keadaan yang tidak kamu sukai. Dan belajar bisa mengantarmu menuju sukses masa depan.
Sudahkan Bity shalat 5 waktu haru ini ? harusnya sudah. Sholat adalah terapi jiwa. Semua
 bias kita lakukan dengan sholat. Sholat mampu membuat kita tenang, karena didalamnya ada wujud keajaiban tuhan yang bias menstimulasi otak untuk selalu berfikir, untuk selalu berimajinasi, dan membantumu mengambil Ilmu dari setiap buku yang kamu baca.

(Barangsiapa yang dikehendaki Allah dengan kebaikan maka Allah menjadikannya ia pandai mengenai agama dan ia diilhami PetunjukNYa [Muttafaq 'alaih])


Sudahkah Bity menelfon Ayah dan Ibu? Harusnya sudah. Karena Ridho Allah itu ada pada Ridho kedua orang  tua kita. Setiap lantunan do’a mereka, bias menuntunmu menghadapi setiap kesulitan yang ada.

Dan sudahkah Bity makan hari ini ? harusnya sudah. Fisik juga harus amu siapkan. Kalau aperut keroncongan mana bias kita berfikir ? tentunya yang ada hanyalah rasa lapar.

Bi, jika semua itu sudah di persiapkan, semuanya pasti akan berakhir dengan Khusnul Khatimah. Selamat belajar sayang. Lakukan yang terbaik.


Seutama-utama manusia adalah orang mu’min yang’alim (pandai) yang jika ia dibutuhkan maka ia berguna, dan jika ia tidak dibutuhkan maka ia mencukupkan dirinya.” [Al Baihaqi dalam Syu'bul Iman mauquf pada Abu Darda' dengan sanad yang lemah]

Senin, 10 Februari 2014

Lukislah Cahaya di ketinggian Jauh sebelum matahari terbit.

            2014. Yah, sekarang sudah tahun 2014. Aku suka tahun ini, karena tahun ini cantik, secantik tanggal lahirku. Lalu apa yag sudah saya lakukan di akhir tahun 2013 dan adakah hal baru di tahun ini ? Tentu. Aku sudah melakukan hal terbaik semampuku.
Berbagi cerita sedikit, aku bangga menjadi diriku sendiri. UAS semester tiga. Awalnya adalah hal yang sangat menyebalkan. Dating kesiangan ke kampus, eh masuk kelas tahu tahunya aku kebagian tempat ujian pas di depan meja dosen. Ooh, bias dibayangkan seberapa shocknya aku kala itu. Sakit perut, kepala kliengan, grogi, jantung berdebar, pokonya rasanya nano nano banget deh. Huft. Aku di paksa diam di tempat. Duduk manis layaknya putri malu (senggol dikit langsung sikut ). Tapi jujur, dalam hati kecilku, aku berfikir “hmm… ini memeang murni tempat ujianku disini, atau dipindah tempat sama temen temen yang dating lebih dulu “ wallahu a’lam lah?! Saya menyerah. Tapi, semua aku jalani seikhlas mungkin, pertama kali ujian tanpa nolah noleh, pertam kali ujian tanpa bantuan teman, dan pertama kali menjawap ujian 100% jujur. Allah memang menyukai hambanya yang mau berusaha, dan jujur. Sejak saat itu aku mulai meluruskan niat “aku kesini untuk menuntut ilmu,  mengasah ilmu yang aku dapat, dan mengahasilkan yang terbaik. Aku belajar untuk diriku, bukan untuk orang lain, ini usahaku bukan usaha mereka, begitupun sebaliknya. Mungkin dosen bias tidak melihat jika aku mencontek, tapi Allah Maha Tahu, aku malu sama Malaikat di kanan kiriku. Aku pasti bisa. Karena aku belajar.” Tanpa basa basi lagi, aku kerjakan sesuka hatiku, aku kerjakan sebisaku, dan aku kerjakan menurut apa yang aku tahu. Dan apa hasilnya ? 


MEMUASKAN! Ini hasil kerja keras saya. Saya puas. Ternyata aku jauh lebih bisa dengan kepercayaanku sendiri ternyata benar Al-ittihaadu ‘alaannafsiy asaasun najaahi (percaya pada diri sendiri adalah kunci dari kesuksesan). Syukroon yaa rabb, aku sukses dalam ujian semester ini. Tidak ada maksud untuk congkak, tapi ini hanya sekedar curahan hati, dan semoga saja menjadi motivasi bagi teman teman yang membaca.
            “sukses itu 1% Genius, dan 99% kerja keras” itulah kata moyangku (baca: einstein). Satu hal lagi, bagaimana dengan Pacar? Aku punya pacar. Temen temen bilang. Pacaran itu bisa merusak semuanya. Kata siapa ? bagiku tidak. Pacarku itu adalah motivasi terbesar untuk berubah. Jadikan saja dia penambah semangat. Aku Cuma mau, dia iri dengan apa yang aku dapat. Jika nilaiku tinggi aku mau dia sepertiku, bahkan jauh melebihi aku. Pacarku lading tempatku bertanya, karna kebetulan kita sama sama di kesehatan, bedanya aku kebidanan dia kedokteran, aslinya sih gak jauh jauh beda toh sama sama di kesehatan hehe…. Aku curi ilmunya untuk menambah apa yang tidak aku dapat di kampus. Aku bukannya sombong, tapi aku hanya membuktikan, bahwa aku punya pacar, tapi prestasiku meningkat. Tak seperti apa yang mereka katakan.

            Nilai semester ini, aku persembahkan khusus untuk ummi, ibuku yang paling berjasa, dan ibuku harta terindah yang aku miliki. “apa yang kita hasilkan harus sesuai bahkan lebih dengan pengeluaran orang tua kita “. Terima kasih juga untuk dosen kesayanganku ibu Dyna Novarita, SST yang sudah member saya nilai A, dan juga pak Bey, dan semuanya. Semoga ilmu ini bisa berbuah manis, dan nantinya menuai manfaat bagi sesame. Aamiin.

Minggu, 01 Desember 2013

Ternyata Lip Balm bisa membuat bibir kita kering :( #ooh, tidak !

Selama ini, Anda mungkin sering mendengar berbagai info soal kecantikan. Entah itu merupakan nasehat yang dikatakan secara turun menurun atau yang disampaikan berulang.

Salah satunya adalah lip balm jadi kunci utama untuk membuat bibir dalam keadaan lembap. Padahal, produk satu ini juga bisa membuat bibir kering. Bahan-bahan yang terkandung di dalamnya bisa bereaksi negatif pada bibir. Ketahui fakta lainnya seputar produk kecantikan yang Anda sering gunakan. Jangan sampai terjebak info yang salah.

Mitos: Lip balm selalu bisa buat bibir lebih lembap
Fakta: Untuk sebagian orang, lip balm adalah penyelamat utama untuk mengatasi bibir kering. Tetapi bahan-bahan tertentu yang terkandung di dalam lip balm, seperti menthol dan alkohol dapat menyebabkan iritasi dan kekeringan. Menurut Dr. Sam Bunting, bibir tidak mengandung kelenjar sebaceous sehingga lebih rentan terhadap kekeringan. Kuncinya adalah lihat bahan-bahan yang terkandung pada lip balm.

"Dan ingat untuk tidak menjilat bibir Anda, karna air liur juga dapat membuat Anda iritasi," ujar dr Sam, dikutip dari Marie Claire.

Mitos: Wangi parfum menghilang
Fakta: Saat mencium parfum favorit yang sama, lama kelamaan aromanya seperti hilang tak bersisa.Meski ganjil, faktanya Anda memang tidak bisa mencium wangi parfum  sendiri. Menggunakan aroma yang sama setiap hari dapat menyebabkan pemakainya menjadi kebal terhadap wangi parfum.

Hal tersebut yang menyebabkan seseorang merasa bahwa tubuhnya tidak lagi wangi. Menurut Roja Dove, seorang  ahli parfum, hal ini terjadi karen pengaplikasian parfum secara berlebihan. Padahal menyemprotkan parfum pada pergelangan tangan, siku dan tulang selangka saja sudah cukup membuat Anda wangi sepanjang hari.

Mitos: Krim anti aging harus digunakan pada usia 30 tahun.
Fakta:
Sama seperti sidik jari, kulit pada setiap orang berbeda. Pada sebagian orang, garis-garis halus bisa saja sudah muncul pada usia dua puluhan. Sedang yang lain, mungkin beruntung memiliki tanda-tanda penuaan di awal usia 30 tahun. Hal tersebut bisa disebabkan dengan jenis perawatan yang digunakan, faktor genetik atau gaya hidup.

Namun, penyebab utama tanda-tanda penuaan adalah sinar matahari. Intinya, tidak ada aturan seberapa cepat tanda-tanda penuaan terlihat pada kulit seseorang. Lagipula tidak pernah ada istilah terlalu muda atau terlalu tua untuk mulai merawat wajah dari sinar UV dan tanda penuaan.

Mitos Uap dapat membuka pori-pori
Fakta: Pori-pori merupakan sesuatu yang misterius. Banyak orang yang berpikir uap panas dapat membuka pori-pori dan air dingin dapat menutupnya kembali. Kenyataannya, pori-pori tidak memiliki otot yang dapat membuka dan menutup. Uap panas hanya membantu memudahkan keluarnya kotoran yang berada di dalam pori-pori.

DIARE

BAB I
PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang
Penyakit diare hingga saat ini masih menjadi masalah di Indonesia. Padahal berbagai upaya penanganan, baik secara medik maupun upaya perubahan tingkah laku dengan melakukan pendidikan kesehatan terus dilakukan. Namun upaya-upaya tersebut belum memberikan hasil yang menggembirakan. Setiap tahun penyakit ini masih menduduki peringkat atas, khususnya di daerah-daerah miskin.
Uniknya, jumlah penderita diare yang datang ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) jauh lebih sedikit dibanding jumlah penderita sebenarnya. Mereka yang memeriksakan diri ke Puskemas didata hanya 25 dari per 1.000 penduduk. Namun berdasarkan survei yang dilakukan Depkes (Departemen Kesehatan) melalui survei kesehatan rumah tangga, ternyata penderita diare berjumlah 300 per 1.000 penduduk (Sinar Harapan, 2003).
Diare menyerang siapa saja tanpa kenal usia. Diare yang disertai gejala buang air terus-menerus, muntah dan kejang perut kerap dianggap bisa sembuh dengan sendirinya, tanpa perlu pertolongan medis. Memang diare jarang sekali yang berakibat kematian, tapi bukan berarti bisa dianggap remeh. Penyakit yang juga populer dengan nama muntah berak alias muntaber ini bisa dikatakan sebagai penyakit endemis di Indonesia, artinya terjadi secara terus-menerus di semua daerah, baik di perkotaan maupun di pedesaan, khususnya di daerah-daerah miskin. Di kawasan miskin tersebut umumnya penyakit diare dipahami bukan sebagai penyakit klinis, sehingga cara penyembuhannya tidak melalui pengobatan medik (Sunoto, 1987). Kesenjangan pemahaman semacam ini merupakan salah satu penyebab penting yang berakibat pada lambatnya penurunan angka kematian akibat diare (Surya Candra et al, 1990).
Kesenjangan pemahaman akan keadaan tubuh, dikarenakan bahwa masyarakat mengembangkan pengertian sendiri tentang sehat dan sakit sesuai dengan pengalaman hidupnya atau nilai-nilai yang diturunkan oleh generasi sebelumnya (Wolinsky, 1988). Artinya, masyarakat lapisan bawah seringkali mendefinisikan dirinya sakit tergantung pada persepsi dirinya akan penyakit tersebut. Mungkin, mereka mempersepsikan bahwa diare merupakan penyakit yang serius bila penyakit tersebut telah mengganggu aktivitasnya dalam mengerjakan pekerjaan pokoknya.
Pemukiman kumuh merupakan kawasan yang menjadi tempat berkembangnya diare. Padahal di perkotaan seperti Jakarta, kawasan kumuh terus berkembang, karena semakin mahal dan terbatasnya lahan yang tersedia untuk pemukiman. Kerapatan, bangunannya sangat tinggi (walaupun bangunannya permanen), tidak teratur, kondisi ventilasinya buruk, dan sanitasi lingkungan tidak terlalu baik merupakan ciri pemukiman kumuh.
Lingkungan yang buruk disertai rendahnya tingkat kesadaran masyarakat untuk berperilaku sehat menjadikan kawasan kumuh sebagai kawasan yang rawan akan penyebaran penyakit. Lingkungan yang buruk menjadi penyebab berkembangbiaknya berbagai virus penyakit menular. Karena itu berbagai infeksi penyakit sering terjadi pada para penghuni kawasan kumuh. Penyakit menular yang sering dijumpai adalah diare, diikuti dengan penyakit infeksi lainnya seperti thypoid, ispa, penyakit kulit, campak, leptospirosis, demam berdarah dengue (DBD) (Astuti MSA, 2002). Kelangkaan air bersih menjadi sebab utama pemicu penyakit ini. Gaya hidup yang jorok, tidak memperhatikan sanitasi menyebabkan usus rentan terhadap serangan virus diare.
Namun, seperti yang telah dijelaskan di atas, berkembangnya perilaku pencegahan ini sangat tergantung pada kondisi pribadi masing-masing individu, termasuk persepsi individu bersangkutan dalam memandang diare. Dengan kata lain jika seseorang mempersepsikan diare adalah penyakit yang membahayakan maka yang bersangkutan dapat diproyeksikan akan semakin berusaha keras untuk melakukan pencegahan agar tidak terserang diare. Sebab, upaya pencegahan penyakit ini bersumber pada seluruh aktivitas manusia yang berkaitan dengan upaya preventif (Aswitha Budiarso, 1987).
1.2       Rumusan Masalah
Beberapa hal yang menjadi pokok permasalahan dalam pembahasan makalah ini adalah:
1          Apa diare  itu?
2.         Apa faktor pencetus diare?
3.         Apa penyebab diare?
4.         Bagaimana cara penularan diare?       
1.3       Maksud dan Tujuan
Sesuai dengan masalah yang dirumuskan diatas maksud dan tujuan inipun dirumuskan guna memperoleh suatu deskripsi tentang
1          Definisi Diare
2.         faktor pencetus diare
3.         penyebab diare
4.         cara penularan diare
1.4       Manfaat
            Dalam penyusunan makalah  ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pihak. Adapun manfaat penyusunan itu diantaranya :
1.      Berfungsi sebagai literatur-literatur bagi pelajar yang ingin memperdalam wawasan tentang masalah kesehatan Khususnya tentang penyakit diare
2.      Para pembaca dapat mengetahui lebih dalam tentang  penyakit diare
1.5       Sistematika Penulisan
Untuk mempermudah penyusunan laporan hasil penelitian, maka penulis akan membuat susunan Karya tulis sebagaimana sistematika di bawah ini:
BAB II
PEMBAHASAN
2.1  Definisi
Diare adalah Suatu penyakit dengan tanda-tanda adanya perubahan bentuk dan konsistensi dari tinja , yang melembek sampai mencair dan bertambahnya frekwensi berak lebih dari biasanya (3 kali atau lebih dalam 1 hari).
Diare seringkali disertai kejang perut dan muntah-muntah, diare disebut juga muntahber (muntah berak) ,muntah menceret atau muntah bocor. Diare menyebabkan cairan tubuh terkuras keluar melalui tinja. Jika tinja atau kotoran tersebut mengandung lendir dan darah, penderita telah mengalami fase yang disebut disentri. Diare dapat terjadi dalam kadar yang ringan maupun berat. Biasanya terjadi secara mendadak, bersifat akut, dan berlangsung dalam waktu lama. Penyakit ini dapat disebabkan oleh berbagai hal dan kadang diperlukan pengobatan khusus. Namun sebagian besar diare dapat diobati sendiri di rumah, meskipun kita tidak yakin penyebab yang menimbulkannya. Diare tak pernah pandang bulu, ia dapat menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita, baik orang tua maupun muda. Diare seringkali dianggap sebagai penyakit sepele, padahal di tingkat global dan nasional fakta menunjukkan sebaliknya. Menurut catatan WHO, diare membunuh dua juta anak di dunia setiap tahun, sedangkan di Indonesia, menurut Surkesnas (2001) diare merupakan salah satu penyebab kematian kedua terbesar pada balita.
2.2 Faktor pencetus diare
  1. Tangan yang kotor
  2. Makanan dan minuman yang terkontaminasi virus dan bakteri
  3. Ditularkan oleh binatang peliharaan
  4. Kontak langsung dengan feses atau material yang menyebabkan diare ( cara membersihkan diri yang tidak benar setelah ke luar dari toilet)
2.3   Penyebab
Diare dapat disebabkan dari faktor lingkungan atau dari menu makanan. Faktor lingkungan dapat menyebabkan anak terinfeksi bakteri atau virus penyebab diare. Makanan yang tidak cocok atau belum dapat dicerna dan diterima dengan baik oleh anak dan keracunan makanan juga dapat menyebabkan diare.
Kadang kala sulit untuk mengetahui penyebab diare. Diare dapat disebabkan oleh infeksi pada perut atau usus. Peradangan atau infeksi  usus oleh agen penyebab :
1. Bakteri , virus, parasit ( jamur, cacing , protozoa)
  • Virus (penyebab diare tersering – dan umumnya karena Rotavirus) gejala : Berak-berak air (watery), berbusa, TIDAK ada darah lendir, berbau asam.Virus penyebab diare Viral gastroenteritis atau yang dikenal sebagai "stomach virus", virus perut.
  • Bakteri -  Berak2 dengan darah/lendir , sakit perut. Memerlukan antibioka sebagai terapi pengobatan.
  • Parasite(Giardiasis) - Berak darah+/- dan lendir, sakit perut. perlu antiparasite. Parasit cryptosporidium atau microsporidium menyebabkan diare yang terjadi pada banyak Odha. Kejadian infeksi parasit ini sudah menurun di AS sejak terapi antiretroviral (ART) dipakai.
Macam-macam bakteri dan parasit yang biasa menyerang perut :
  1. E. Coli bacteria
  2. Salmonella enteritidis bacteria
  3. Compylobacter bacteria
  4. Shigella bacteria
  5. Giardo parasite
  6. Cryptosporidium parasite

2. Keracunan makanan/minuman yang disebabkan oleh bakteri maupun bahan kimia.Contoh Obat ARV
  • Obat ARV: Beberapa jenis obat yang dipakai oleh Odha dapat menyebabkan diare. Hal ini sering berlaku dengan nelfinavir, ritonavir, Kaletra, ddI, foskarnet, tipranavir dan interferon alfa.
  • Anak sedang terapi dengan pemakaian antibiotilka – Bila diare terjadi saat anak sedang dalam pengobatan antibiotika, maka hubungi dokter anda.
  • Terlalu banyak makan buah mentah atau makanan berlemak
3. kekurangan gizi misalnya : kelaparan, kekurangan zat putih telur
·         Gizi yang buruk. Keadaan ini melemahkan kondisi tubuh penderita, sehingga timbulnya diare akibat penyakit lain menjadi sering dan semakin parah

4. Tidak tahan terhadap makanan tertentu, misalnya : Alergi terhadap susu , si anak tidak tahan meminum susu yang mengandung lemak atau laktosa
  • Alergi susu,- diare biasanya timbul beberapa menit atau jam setelah minum susu tersebut , biasanya pada alergi susu sapi dan produk-produk yang terbuat dari susu sapi.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu yang tidak dapat diterima oleh jaringan tubuh akan menyebabkan penyakit sampingan berupa diare
5. Immuno defesiensi
6. Reaksi Obat Contoh antibiotik, obat-obat tekanan darah dan antasida yang mengandung magnesium.
7. Penyakit Intestinal Penyakit inflamasi usus atau penyakit abdominal. Gangguan fungsi usus, seperti sindroma iritasi usus dimana usus tidak dapat bekerja secara normal
2.4  Gejala Penyakit Diare
Gejala diare atau mencret adalah tinja yang encer dengan frekuensi 4 kali atau lebih dalam sehari, yang kadang disertai :1.      Muntah2.      Badan lesu atau lemah3.      Panas4.      Tidak nafsu makan5.      Darah dan lendir dalam kotoranRasa mual dan muntah-muntah dapat mendahului diare yang disebabkan oleh infeksi virus. Infeksi bisa secara tiba-tiba menyebabkan diare, muntah, tinja berdarah, demam, penurunan nafsu makan atau kelesuan. Selain itu, dapat pula mengalami sakit perut dan kejang perut, serta gejala- gejala lain seperti flu misalnya agak demam, nyeri otot atau kejang, dan sakit kepala. Gangguan bakteri dan parasit kadang-kadang menyebabkan tinja mengandung darah atau demam tinggi
2.5. Jenis- Jenis Diare
1.      Diare akut : merupakan diare yang disebabkan oleh virus yang disebut Rotavirus yang ditandai dengan buang air besar lembek/cair bahkan dapat berupa air saja yang frekuensinya biasanya (3 kali atau lebih dalam sehari) dan berlangsung kurang dari 14 hari. Diare rotavirus ini merupakan virus usus patogen yang menduduki urutan pertama sebagai penyebab diare akut pada anak
2.      Diare bermasalah: merupakan diare yang disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, parasit, intoleransi laktosa, alergi protein susu sapi. Penularan secara fecal- oral, kontak dari orang ke orang atau kontak orang dengan alat rumah tangga. diare ini umumnya diawali oleh diare cair kemudian pada hari kedua atau ketiga bar muncul darah, dengan maupun tanpa lendir, sakit perut yang diikuti munculnya tenesmus panas disertai hilangnya nafsu makan dan badan terasa lemah.
3.      Diare persisten: merupakan diare akut yang menetap, dimana titik sentral patogenesis diare persisten adalah kerusakan mukosa usus. penyebab diare persisten sama dengan diare akut.(Pedoman Pemberantasan Penyakit Diare edisi ke 3 depkes RI Direktorat Jenderal PPM& PL tahun 2007)
2.6. Masa Inkubasi
Masa dari masuknya kuman ke dalam tubuh sampai timbulnya gejala atau yang disebut masa inkubasi bervariasi tergantung pada jenis kuman penyebabnya. Shigella misalnya, memiliki masa inkubasi 16 sampai 72 jam, sedangkan masa inkubasi virus berkisar antara 4 sampai 48 jam. Sedangakan parasit umumnya memiliki masa inkubasi yang lebih panjang, seperti Giardia misalanya, memiliki masa inkubasi antara 1 sampai 3 minggu.
2.7.Lama Sakit
Lama sakit juga tergantung pada jenis kuman penyebabnya. Pada diare ringan akibat virus umumnya berlangsung selama beberapa hari dimana anak hanya memerlukan perawatan ringan seperti istirahat dan pemberian cairan yang adekuat. Tidak diperlukan obata-obat seperti antibiotik untuk perawatan diare seperti ini. Sedangkan diare akibat bakteri atau parasit lain umumnya selain pemberian cairan pada kasus-kasus tertentu seperti pada anak kurang gizi diperlukan perawatan dengan antibiotika untuk mencegah penyebaran kuman ke seluruh tubuh.
2.8. Penularan
Penularan penyakit diare adalah kontak dengan tinja yang terinfeksi secara langsung, seperti :
·         Makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi, baik yang sudah dicemari oleh serangga atau kontaminasi oleh tangan yang kotor
·         Bermain dengan mainan yang terkontaminasi, apalagi pada bayi sering memasukan tangan/ mainan / apapun kedalam mulut.  Karena virus ini dapat bertahan dipermukaan udara sampai beberapa hari. 
·         Pengunaan sumber air yang sudah tercemar dan tidak memasak air dengan benar
·         Pencucian dan pemakaian botol susu yang tidak bersih
·         Tidak mencuci tangan dengan bersih setelah selesai buang air besar atau membersihkan tinja anak yang terinfeksi, sehingga mengkontaminasi perabotan dan alat-alat yang dipegang.
2.9. Pengobatan Terhadap Penyakit Diare
Karena bahaya diare terletak pada dehidrasi maka penanggulangannya dengan cara mencegah timbulnya dehidrasi dan rehidrasi intensif bila telah terjadi dehidrasi. Cairan rehidrasi oral yang dipakai oleh masyarakat adalah air kelapa, air tajin, ASI, air teh encer, sup wortel, air perasan buah, dan larutan gula garam    (LGG). pemakaian cairan ini lebih dititik beratkan pada pencegahan timbulnya dehidrasi, sedangkan bila terjadi dehidrasi sedang atau berat sebaiknya diberi minum oralit.Oralit merupakan salah satu cairan pilihan untuk mencegah dan mengatasi dehidrasi. Oralit sudah dilengkapi dengan elektrolit, sehingga dapat menggantikan elektrolityang ikut hilang bersama cairan
2.10. Perawatan
Anak yang mengalami diare berat dan lama yang disertai dengan demam, muntah, atau nyeri perut atau yang kotorannya terdapat darah atau lendir harus segera dibawa ke dokter.
Walaupun anak tidak menunjukkan gejala-gejala di atas tetapi anak tampak mengalami dehidrasi dengan tanda-tanda mulut dan lidah kering, kulit yang kering dan pucat, mata cowong, penurunan aktivitas (tampak mengantuk atau lelah), dan menurunnya jumlah kencing dari biasanya juga harus segera dibawa ke dokter.
Perawatan utama terhadap anak yang mengalami diare adalah pemberian cairan yang adekuat dengan cairan yang sesuai. Cairan ini dapat diberikan baik melalui mulut ataupun melalui infus bila anak mengalami dehidrasi sedang sampai berat. Bayi dan anak kecil sebaiknya tidak diberi cairan berupa air saja karena air tidak mengandung garam dan mineral serta zat gizi yang diperlukan.
Prinsip utama perawatan diare adalah penggantian cairan serta garam dan mineral yang hilang melalui kotoran, muntah dan demamnya. Perkiraan jumlah cairan yang hilang dan beratnya muntah serta diare akan menentukan jenis terapi yang akan diberikan oleh dokter.
BAB III
PENUTUP
3.1.            Kesimpulan
Nutrisi parenteral tidak bertujuan menggantikan kedudukan nutrisi enteral lewat usus yang normal. Segera jika usus sudah berfungsi kembali, perlu segera dimulai nasogastric feeding, dengan sediaan nutrisi enteral yang mudah dicerna.
Nutrisi parenteral dapat diberikan dengan aman jika megikuti pedoman diatas. Karena tubuh penderita perlu waktu adapatasi terhadap perubahan mekanisme baru maka selama penyesuaian tersebut jangan memberi beban yang berlebihan: START SLOW GO SLOW- OBSERVE CAREFULLY, TREAT IMMEDIATELY
Perbaikan dari komposisi subtrat nutrisi, perbaikan tehnik, pengetahuan, skala prioritas dalam support metabolik dan bedside monitor, dibutuhkan untuk mencapai recovery yang maksimal.
Saat ini ditemukan immunonutrition  yang bertujuan untuk meningkatkan immune respons pada pasien-pasien critical ill agar supaya outcome klinis dapat diperbaiki dan lama rawat rumah sakit dapat diturunkan  seperti arginine, glutamine, glycine,( golongan asam amino),fatty acids, nucleotide.

DAFTAR PUSTAKA
abeacheagle.blogspot.com. 2012. Pengembangan Sumber Daya Manusia Indonesia di Bidang Pariwisata.  Penerbit : Google Search. Diunduh Tanggal 26 November 2012 pada Hari Senin.
Depkes RI. 2009. Sistem Kesehatan Nasional. Penerbit : Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.
emperordeva.wordpress.com. 2008. SDM Indonesia dalam Persaingan Global. Penerbit : Google Search. Diunduh Tanggal 26 November 2012 pada Hari Senin.
sdmrumahsakit.blogspot.com. 2011. SDM Kesehatan. Penerbit : Google Search. Diunduh Tanggal 26 November 2012 pada Hari Senin.
sembiringjuniati.blogspot.com. 2012. Sistem Pengembangan SDM. Penerbit : Google Search. Diunduh Tanggal 26 November 2012 pada Hari Senin.